BTN capai 5,97 juta KPR di usia 76 tahun, membantu keluarga Indonesia wujudkan rumah impian dengan layanan terpercaya dan inovatif.
Bank Tabungan Negara (BTN) kembali mencetak sejarah dengan pencapaian luar biasa: 5,97 juta KPR sejak berdirinya 76 tahun lalu. Prestasi ini bukan sekadar angka, tetapi bukti nyata komitmen BTN dalam mewujudkan rumah impian bagi keluarga Indonesia.
Dari Sabang hingga Merauke, layanan KPR BTN terus menjadi andalan masyarakat untuk memiliki hunian yang nyaman dan layak. Tetap simak di Fakta dan Analisis Ekonomi Indonesia dalam usia yang matang, BTN membuktikan bahwa inovasi dan kepercayaan publik tetap menjadi pondasi utama pertumbuhan perumahan nasional.
BTN Catatkan Rekor 5,97 Juta KPR Di Usia 76 Tahun
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk merayakan pencapaian signifikan di usia ke-76. Sejak menyalurkan KPR pertama pada 1976 hingga Desember 2025, BTN telah menyalurkan total 5.976.874 unit kredit perumahan senilai Rp555,11 triliun.
Mayoritas penyaluran difokuskan pada KPR subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yang mencapai 4,4 juta unit senilai Rp300,99 triliun. KPR subsidi konvensional menyumbang 4,06 juta unit senilai Rp258,27 triliun, sedangkan KPR subsidi syariah tercatat 338.097 unit senilai Rp42,72 triliun.
Selain itu, BTN juga menyalurkan 1,3 juta unit KPR non-subsidi senilai Rp218,57 triliun, mencakup 1,18 juta unit konvensional dan 125.410 unit syariah. Angka ini menunjukkan komitmen BTN dalam memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat luas, baik untuk kelas bawah maupun menengah.
Produk Lain BTN Dukung Hunian Impian
Selain KPR, BTN menyediakan Kredit Agunan Rumah (KAR) dan Kredit Bangun Rumah (KBR) yang totalnya mencapai 262.876 unit senilai Rp35,5 triliun. Produk ini melengkapi layanan perumahan BTN di luar skema pembelian rumah langsung.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menekankan bahwa pembiayaan perumahan telah menjadi DNA perusahaan sejak KPR pertama disalurkan pada 1976. Transformasi ini menjadikan BTN bukan sekadar bank, tetapi tulang punggung pembiayaan hunian di Indonesia.
Dalam konteks pembangunan perumahan nasional, produk KAR dan KBR memainkan peran strategis, memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk membangun rumah impian mereka sendiri. Hal ini memperkuat posisi BTN sebagai mitra terpercaya keluarga Indonesia.
Baca Juga: Habis Dalam Sekejap! 1,3 Juta Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual
Dukungan BTN Bagi Industri Perumahan
Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Joko Suranto, menilai BTN telah menjadi pilar utama pembiayaan perumahan nasional selama tujuh dekade. Dukungan konsisten BTN tidak hanya membantu konsumen, tetapi juga para pengembang properti.
Menurut Joko, keberlanjutan pembiayaan dari BTN menjaga pergerakan industri perumahan sekaligus berdampak positif terhadap perekonomian nasional. Transformasi layanan digital dan inovasi produk juga memperkuat peran BTN di masa depan.
Selasa (17/2), Direktur Utama BTN menegaskan bahwa komitmen perseroan tetap kokoh dalam mendukung masyarakat memiliki rumah layak. Kontribusi ini membuktikan BTN mampu memadukan pelayanan publik dan penguatan sektor ekonomi.
Peran Strategis Di Program 3 Juta Rumah
Ketua Umum Apersi, Junaidi Abdillah, menekankan peran strategis BTN dalam program 3 juta rumah pemerintah. Mayoritas pembiayaan perumahan subsidi, baik bagi konsumen maupun pengembang, masih bergantung pada dukungan BTN.
Perbankan memainkan fungsi vital sebagai penyedia dana sekaligus menjaga arus kas pengembang, sehingga pembangunan rumah tetap berkelanjutan. Hal ini menjadikan BTN tidak hanya sebagai bank, tetapi juga sebagai mitra pembangunan nasional.
Junaidi menekankan bahwa keberadaan BTN mendukung stabilitas sektor perumahan. Peran ini sangat krusial untuk menjamin proyek perumahan berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Komitmen BTN Di Masa Depan
Di usia ke-76, BTN menegaskan komitmennya menjadi mitra utama pembiayaan perumahan nasional. Bank ini berupaya terus mendukung agenda pembangunan hunian Indonesia, memastikan masyarakat memiliki akses ke rumah layak dengan mudah.
Dengan total 5,97 juta KPR yang telah disalurkan, BTN membuktikan konsistensi dan kapasitasnya dalam memenuhi kebutuhan perumahan keluarga Indonesia. Komitmen ini sejalan dengan visi BTN untuk membangun negeri melalui rumah bagi rakyat.
Para pemangku kepentingan dan pengembang berharap BTN akan terus berinovasi, menghadirkan solusi perumahan yang lebih modern dan inklusif. Langkah ini diharapkan memperkuat sektor perumahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tahun-tahun mendatang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari cnnindonesia.com
- Gambar Kedua dari detik.com