Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung Pasar Badung untuk memastikan subsidi sembako tepat sasaran bagi pedagang.
Langkah ini bertujuan menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Wapres juga mendorong percepatan digitalisasi pasar agar perdagangan lebih efisien dan modern. Pemerintah berkomitmen memperkuat ekonomi rakyat, mendukung pelaku usaha kecil.
Dibawah ini akan membahas informasi terbaru dan terviral lainnya hanya ada di Fakta dan Analisis Ekonomi Indonesia.
Wapres Gibran Dorong Subsidi Sembako di Pasar Badung
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung aktivitas perdagangan di Pasar Badung, Kota Denpasar, pada Jumat. Dalam kunjungan tersebut, Wapres menegaskan pentingnya pemberian subsidi sembako bagi para pedagang guna menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat pasar tradisional.
Dalam dialognya bersama pedagang, Wapres menyoroti tantangan yang dihadapi pelaku usaha kecil akibat fluktuasi harga sejumlah komoditas strategis. Ia menilai subsidi yang tepat sasaran dapat menjadi solusi konkret untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan pedagang tetap memperoleh margin usaha yang wajar.
Menurutnya, pasar tradisional memiliki peran vital sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. Karena itu, intervensi pemerintah melalui kebijakan subsidi harus dilakukan secara terukur, transparan, dan berbasis kebutuhan riil di lapangan agar manfaatnya benar-benar dirasakan pedagang dan konsumen.
Aspirasi Pedagang Didengar Pemerintah Daerah
Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran didampingi Gubernur Bali Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. Ketiganya berdialog langsung dengan pedagang penerima subsidi bahan pokok guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Wapres menanyakan perkembangan harga komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, dan cabai yang kerap mengalami gejolak. Ia menekankan pentingnya langkah antisipatif apabila terjadi lonjakan harga, termasuk memperlancar distribusi barang dan memastikan stok tetap tersedia di pasar.
Selain itu, Wapres meminta pemerintah daerah untuk aktif memantau dinamika harga di lapangan. Koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pasar dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Baca Juga: Investasi Fantastis Rp 437 T, Danantara Dorong 20 Proyek Hilirisasi Strategis
Percepatan Digitalisasi Pasar Tradisional
Tak hanya soal subsidi, Wapres juga mendorong percepatan digitalisasi di Pasar Badung. Ia menilai transformasi digital akan memperkuat ekosistem perdagangan rakyat agar lebih efisien, transparan, dan modern tanpa menghilangkan karakter pasar tradisional.
Digitalisasi yang dimaksud meliputi pencatatan transaksi, sistem pembayaran non-tunai, hingga integrasi data harga secara real time. Dengan sistem yang lebih tertata, pemerintah dapat lebih cepat merespons gejolak harga dan mengambil kebijakan yang sesuai dengan kondisi lapangan.
“Komitmen pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat ekosistem perdagangan rakyat agar semakin efisien dan modern,” ujar Wapres. Ia pun mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Denpasar yang telah memulai proses digitalisasi sebagai bagian dari modernisasi pasar tradisional.
Sejalan Arahan Presiden dan Penguatan Ekonomi Rakyat
Upaya menjaga stabilitas harga dan mendorong subsidi sembako ini, menurut Wapres, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menekankan pentingnya penguatan ekonomi rakyat melalui kebijakan yang responsif dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat.
Wapres menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan pasar tradisional tetap menjadi ruang ekonomi yang sehat dan stabil. Pasar rakyat harus berpihak pada pelaku usaha kecil sekaligus melindungi konsumen dari dampak lonjakan harga yang tidak terkendali.
Ia juga meminta agar komoditas yang mengalami gejolak harga dapat segera diberikan subsidi kepada seluruh pedagang yang terdampak. Dengan kebijakan yang tepat sasaran dan dukungan penuh pemerintah daerah.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari antaranews.com
- Gambar Kedua dari antaranews.com